welcome to GEPKIN THB site


This slideshow requires JavaScript.

SEGALA SESUATU


earth

Renungan Mingguan

Pengkhotbah 1

Setelah merenungkan secara mendalam kehidupan manusia di bumi ini, didasarkan pada berbagai peristiwa yang diamatidan dialami (14). Penghotbah mengambil suatu kesimpulan yang tidak lazim dan bahkan mengejutkan, yaitu: Semuanya sia-sia. Istilah yang digunakan ialah “menjaring angin”. Dengan kata lain Pengkhotbah melihat segala sesuatu itu “hampa”, “tidak punya bobot” seperti halnya angin. Dalam ayat 2, Pengkhotbah menyebutkan istilah “kesia-siaan belaka” seolah-olah hidup ini tidak berarti dan tidak jelas. Kita dilahirkan, lalu hidup diwarnai berbagai pergolakan, pergumulan, beban berat sampai akhirnya mati. Hari lepas hari kita lewati dan terkadang kita menjadi jenuh, semua hanya terulang tanpa makna, dan hanya duatu rutinitas.
Apakah benar bahwa hidup kita sia-sia? Continue reading

HUKUM TAURAT DAN DOSA


Self-Reflection

Renungan Mingguan

Roma 7:13-26

Hukum Taurat hanya seperti cermin yang memperlihatkan dosa manusia. Apabila kita bercermin pada Taurat, justru merangsang sifat keberdosaan kita, dan menimbulkan hasrat untuk berbuat dosa. Kalau demikian, apakah Taurat itu salah atau dosa? Tidak begitu juga, tetapi yang benar ialah sedemikian kuatnya dosa itu menguasai manusia, sehingga Taurat yang baik itu malah berbalik membuat manusia tidak melakukan apa yang baik yang diatur dalam Taurat, tapi justru sebaliknya melakukan apa yang sebenarnya dilarang oleh Taurat. Kata Paulus, “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.Continue reading

ARTI HUKUM TAURAT


trust-god-love-people1

Renungan Mingguan

Roma 6:15-23

Banyak orang salah mengerti tentang Hukum Taurat. Menganggap bahwa Hukum Taurat sudah tidak berlaku. Memang Hukum Taurat tidak dapat menyelamatkan kita, tetapi selama kita masih hidup, kita masih seharusnya menjadikanNya sebagai pedoman untuk mengatur kehidupan moralitas kita. Kita tidak lagi tunduk kepada Hukum Taurat, tetapi kita tunduk di dalam Hukum Kristus, sebab Kristus telah menggenapkan atau melakukannya untuk kita. Jadi apa sebenarnya Hukum Taurat atau Hukum Allah itu? Continue reading

HAMBA DOSA BEBAS DARI KEBENARAN


mudainspiratif-belenggu

Renungan Mingguan

Roma 6:15-23

Seorang hamba pada saat kita Roma ini ditulis adalah seorang yang menghambakan diri kepada orang lain, sehingga hidupnya tidak bebas tetapi terikat kepada tuannya. Demikianlah bila manusia menghambakan diri untuk berbuat dosa, maka ia sepenuhnya berada dalam kendali dosa yang akan membawanya kepada maut, “sebab upah dosa ialah maut” (23a), sehingga Rasul Paulus mengingatkan mereka yang hidup dan terikat kepada dosa, supaya menyadarinya dan secepatnya melepaskan diri untuk beralih kepada kasih karunia Allah yang menyelamatkan, “tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (23b). Continue reading

MATI DAN BANGKIT DALAM KRISTUS


Beautiful-Wooden-Bridge-At-Forest-Wallpaper-HD1

Renungan Mingguan

Roma 6:1-14

Manusia diselamatkan dan dilepaskan serta luput dari murka Allah sepenuhnya adalah kasih karunia Allah dan bukan karena usaha manusia, apalagi karena melakukan amal perbuatan. Kalau begitu, bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Diselamatkan berarti dikuburkannya semua dosa-dosa kita dan mendapatkan hidup yang baru (4). Hidup yang baru diperoleh melalui Kristus yang telah mati dan bangkit bagi manusia berdosa. Continue reading