ALAM SEMESTA MEMUJI TUHAN


indonesia-terasering

Renungan Mingguan

Mazmur 104

Agak unik membaca Mazmur ini, sebab ia bukan berbicara tentang kita dan Allah, tetapi Mazmur ini bercerita tentang Allah dan alam semesta. Ketika kita mendiami lingkungan sepi dari kicauan burung dan hijaunya pepohonan, kita sangat mendambakan kembali kepada lingkungan yang asri dan sejuk. Tidak heran banyak perumahan-perumahan di kota yang tandus dibangun dengan tema alam dan menjanjikan suasana yang teduh, namun terkadang inipun hanya impian belaka, Continue reading

PUJILAH TUHAN, HAI JIWAKU.


When-Worship

Renungan Mingguan

Mazmur 103

Ditengah-tengah kemajuan informasi dan teknologi yang begitu pesat dan ditengah hidup yang diwarnai dengan hasrat untuk sukses secara instan, berkembanglah begitu banyak seminar motivasi dan buku-buku self-help yang menekankan seolah-olah kita bisa berhasil tanpa Tuhan. Diajarkan bahwa kemampuan manusia hanya dibatasi kemampuan dirinya, artinya kalau kita yakin kita bisa, maka kita pasti bisa, dan ini mencemari pemberitaan-pemberitaan dalam gereja yang mengajarkan hal yang kurang lebih sama, bahkan ada gereja HYS alias Harus Yakin Sukses. Continue reading

KETIKA AKU TAK BERDAYA


e1d5361cfe5d0cbfc506e2cd347c3f79

Renungan Mingguan

Mazmur 102

Melalui Mazmur 102 ini, kita akan belajar bagaimana menghadapi ketidakberdayaan dalam kehidupan ini. Sesuatu yang manusiawi bila kita terkadang menghadapi hidup ini dengan begitu berbeban berat dan putus asa. Membaca ayat 2-3, kita lihat ada sebuah seruan dari sang Pemazmur kepada Tuhan agar mendengar doanya. Masuk pada ayat 4-12, Pemazmur memulai dengan mengukapkan segala persoalan sulit yang ia hadapi secara pribadi secara jujur. Continue reading

TUHAN, RAJA YANG KUDUS


unduhan

Renungan Mingguan

Mazmur 99

Banyak orang Kristen telah melupakan sebuah fakta iman yang sangat penting, yaitu bahwa Tuhan adalah Raja yang kudus. Ketidaktaatan kepada Tuhan adalah bukti nyata tentang fakta iman yang terabaikan ini. Dalam realitas kehidupan iman, kita hanya mengingat bahwa Tuhan itu adalah penyelamat, dan tentu ini tidak salah, tetapi bukankah keselamatan itu harus ada buahnya, yaitu ketaatan kepada Firman Allah. Continue reading