BERTANDING DALAM IMAN YANG BENAR

Wheat
RENUNGAN

Sebuah Refleksi tentang hidup yang bernilai kekekalan.

( In Memorium : Sdra. Benny Setiawan, 19 Oktober 1980 – 20 Agustus 2009 ).

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi ( 1 Tim. 6:12 ).

PERTANDINGAN IMAN YANG BENAR.

Hidup ini adalah sebuah pertandingan, dan bukan suatu permainan. Setiap orang yang hidup harus ikut didalam pertandingan ini dan setiap pertandingan tentu membutuhkan perjuang, ketangguhan, dan kemampuan untuk secara teknis dan strategis menguasai jalannya pertandingan dan yang paling utama adalah secara sportip memegang teguh aturan main dan bertanding dalam sebuah koridor yang telah digariskan atau dengan kata lain disamping harus bisa mematahkan dan menghentikan perlawanan pihak lawan, juga menjaga agar kita tidak out side atau keluar garis. Setiap orang yang bertanding selalu punya niat untuk menang, dan setiap pertandingan adalah sebuah kesempatan untuk menang. Sebuah pertandingan tidak ditentukan oleh berapa panjang waktu yang ditempuh meskipun ada pertandingan yang harus mengikuti ketentuan waktu yang telah ditetapkan, dan terkadang untuk menentukan pemenang diberikan perpanjangan waktu. Jadi setiap orang sebenarnya memiliki harapan untuk dapat memenangkan setiap pertandingan dengan waktu yang sesingkatnya. Semakin cepat waktu yang kita tempuh dalam memenangkan suatu pertanding, berarti semakin berbobot usaha yang kita lakukan. Setiap orang tidak dapat menentukan dengan pasti berapa waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suatu kemenangan.

Sdra. Benny Setiawan, telah mengakhiri pertandingannya dengan relatip cepat yaitu dalam kurun waktu 29 tahun. Memang relatip muda, namun bukan suatu kematian yang mudah tanpa perjuangan. Sebagai seorang muda, Benny telah memperlihatkan suatu kehidupan yang layak diapresiasi, dia telah berkarya sebagai seorang profesiaonal muda yang memiliki: komitmen, kompetensi, konsisten dan konsekuen dalam menjalan tugas dan panggilannya. Dia telah menjadi seorang sahabat yang baik bagi banyak orang, khususnya rekan-rekan sekerjanya. Seorang muda yang mampu menimbulkan simpati dan sekaligus empati dan ini terbukti dari begitu banyak orang dari berbagai kalangan yang merasakan kehilangan atas kepulangannya ke rumah Bapa di sorga. Inilah salah satu kemenangan awal dimana Sdra. Benny dapat membuktikan sebuah filosofi klasik tentang kehidupan dan sekaligus kematian. Hidup dan mati yang mulia adalah ketika kita lahir, kita menangis dan semua orang disekitar kita tertawa dan ketika kita mati, kita tertawa dan semua orang disekitar kita menangis. Sebuah perjuangan yang berat di dunia dan dapat diakhiri di surga yang mulia. Pertandingan yang kita hadapi tidak hanya untuk sebuah kemenangan yang sementara. Hidup di dunia bukan berarti segalanya dan mati meninggalkan dunia ini bukan juga akhir segalanya. Untuk itu dibutuhkan iman untuk berjalan dalam kehidupan di dunia sampai menuju kehidupan yang kekal.

Setiap orang, dan tidak tahu kapan tetapi pasti menyusul Sdra. Benny. Kepulangan Sdra. Benny ke rumah Bapa, berdasarkan hasil observasi medis adalah karena “gagal nafas” suatu istilah yang asing dan memang jarang terjadi dalam dunia medis, dan sebagai orang beriman walaupun sedih, pedih dan meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam bagi kita, kita harus akui bahwa inilah kehendak Tuhan baginya, karena Dia yang memilikinya, Dia juga yang berhak untuk mengambilnya kembali, terpujilah Tuhan. Semua apa yang kita miliki dapat terhilang, tetapi Yesus adalah harta yang kekal yang kita miliki dalam dunia ini.

Kerap kali kita mendengar ada orang yang dipanggil Tuhan karena gagal ginjal, gagal jantung dan masih banyak penyakit yang bisa merenggut nyawa kita, sebaliknya bukan berarti orang sehat tidak bisa mati, ada juga orang yang mati karena over dosis, kecelakaan, bahkan bunuh diri. Wah, memang kalau sudah waktunya tidak ada satu orangpun yang dapat menundanya. Namun, bukan bagaimana caranya, tetapi hikmat dibalik itu semua. Kematian Sdra. Benny telah menyadarkan kita semua, untuk memiliki hati yang tulus dalam mengasihi Tuhan dan sesama seperti yang diperlihatkannya semasa hidupnya. Kematian yang relatip muda, tapi sarat dengan makna. Tuhan Yesus Kristus juga mati muda, namun dampaknya yang ditinggalkan sedemikian luar biasa. Dia telah mati bagi Sdra Benny dan kita semua, sehingga kita tidak akan mati sia-sia, karena berharga kematian orang yang ada didalam Kristus. Untuk itulah kita harus berjuang bagaimana mengisi hidup ini. Hidup bagi Kristus dan KerajaanNya sehingga mati adalah keuntungan.

REBUTLAH HIDUP YANG KEKAL.

Merebut sesuatu sebenarnya bukanlah perkara yang sulit karena melalui sebuah latihan yang baik, semua orang dapat melakukannya dengan baik. Masalahnya adalah bagaimana kita dapat mempertahankan sesuatu yang kita telah rebut. Sebuah bangsa kerap tidak terlalu sulit untuk merebut kemerdekaan dari bangsa lain yang menjajahnya. Tetapi manakala bangsa yang telah berhasil merebut kemerdekaannya tidak mampu mengisi kemerdekaannya, justru disinilah awal sebuah malapetaka. Kemerdekaan yang tidak diisi dengan usaha untuk membangun, hasilnya adalah kebodohan, kemiskinan dan masih ada sederet panjang lagi masalah yang mengikutinya. Sebaliknya, hidup tidak sekedar mencapai sebuah “Sukses” tapi lebih dari itu, yaitu hidup yang kekal. Banyak orang telah berhasil dalam karier, mencapai posisi puncak, memilki jabatan, punya popularitas, dan berhasil mengumpulkan banyak harta. Pertanyaannya, apakah hidupnya sudah selesai ? Apakah lantas orang ini akan berhenti ? tentu tidak. Sebab kalau hidup kita hanya fokus pada materi, justru semakin banyak yang kita dapat, maka semakin sedikit yang kita rasa. Orang yang orientasi hidupnya adalah materi, dia tidak akan pernah mencapai kepuasan, sehingga akan terus haus.Yesus berkata, “Tetapi barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air didalam dirinya, yang terus menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal”.

Segala sesuatu dapat kita raih dalam dunia ini, tapi apa artinya itu semua tanpa Yesus ? Apa yang kita raih adalah karunia/pemberian Tuhan, dan bukankah akan lebih bernilai memiliki Sang Pemberi daripada hanya sekedar mendapatkan pemberianNya ? Segala yang kita raih dan miliki tetapi tanpa Yesus adalah sia-sia. Yesus adalah pusat nilai kehidupan kita, artinya segala sesuatu yang kita kerjakan dan kita dapat hanya dari, oleh dan untuk Dia. Dalam Yesus ada nilai tambah yang kita miliki. Kita boleh cari uang, karier, popularitas dan sebagainya, dan ini penting. Tetapi mencari Tuhan jauh lebih penting.“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan KebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” Kalau kita ingin hidup kita berakar, bertumbuh dan menghasilkan buah, maka mencari Tuhan harus menjadi prioritas dalam hidup kita. Manakala, kita dapat membaca tulisan ini, hanya satu hal yang perlu kita kembangkan.“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita”

Terlepas dari banyak kekurangan dan kelemahan dalam hidup Sdra. Benny sebagai manusia biasa, namun kita akui ada begitu banyak kenangan indah yang ditinggalkan menghiasi setiap kalbu kita. Ungkapan empati secara khusus kami alirkan bagi Ibunda, Ayahanda dan Cici dan bahkan untuk semua sanak saudara, handaitolan dan sahabat serta kekasih yang ditinggalkan yang dimana kami yang masih harus berjuang di dunia ini, seraya mengucapkan Selamat Jalan Benny, karena engkau telah mengakhiri pertandingan dan telah menang dan kini telah tersedia mahkotamu di surga.

Tuhan Yesus Kristus menyertai kita ! Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s