UMAT YANG DIPERSATUKAN

unity
Renungan Mingguan

Yehezkiel 37:15-28 

Waktu Tuhan memulihkan umatNya, Dia tidak bekerja kepalang tanggung. Tanah pusaka dipulihkan sebagai tempat kediaman umatNya. Bangsa yang mati dan terbuang dihidupkan kembali. Apa lagi yang Tuhan kerjakan?

Dulu karena pertikaian politik juga hukuman Tuhan (1 Raja-raja 11-12), kerajaan yang bersatu dibawah kepemimpinan Daud dan Salomo terpecah menjadi Israel dan Yehuda. Lalu karena umatnya berkhianat, Tuhan menyerahkan Israel kapada Asyur (2 Raja-raja 17) dan membuang Yehuda ke Babel (2Raja-raja 25). Namun oleh belas kasihan Tuhan mereka dipersatukan kembali (16-23). Betapa indah persatuan itu karena Tuhan tidak pernah menarik kembali kasih setiaNya. Tuhan setia pada perjanjianNya walau telah dilanggar habis-habisan oleh umatNya. Tuhan tetap bersedia menjadi Allah mereka, dan mereka jadi umatNya (23b). Tuhan kembali membangkitkan Daud untuk menjadi raja yang mengembalakan mereka. Seperti lewat Daud yang terdahulu Allah mengikatkan diri dalam perjanjian bagi umatNya (2 Samuel 7), demikian juga lewat Daud yang sekarang perjanjian damai dan kekal diberlakukan sekali lagi (28). Seperti dulu dalam nyanyian Musa (Kel. 15:13,17) sekarang Allah membimbing umatNya ke tempat kediamanNya sendiri (26-28). Begitu luar biasa karya Tuhan dalam pemulihan umatNya.

Penggenapan sempurna janji Allah ini dan Perjanjian Sinai yang sudah diperbarui ini ada pada Tuhan Yesus Kristus. Melalui Dialah, Sang Anak dari keturunan Raja Daud, umat Tuhan dipersatukan. Yaitu umat yang bukan hanya bangsa Israel, tetapi setiap orang percaya dari suku bangsa, dan bahasa manapun (Efesus 2:11-12). Marilah kita, umatNya masa kini yang sudah merasakan dan mengalami kasih setiaNya yang memulihkan kita kepada rencana keselamatanNya yang sempurna, menjalani hidup baru kita bukan dengan sendiri-sendiri atau dengan saling bertikai, melainkan wujudkanlah persatuan dan persekutuan yang konkret oleh karena Tuhan Yesus adalah Raja dan Gembala kita.

RENUNGKAN: Setiap orang yang percaya, ditandai dengan mengasihi Allah dan sesama dan terikat dalam kesatuan dan persekutuan yang kuat sehingga berdampak bagi dunia ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s