DENGAR TEGURAN-NYA

bible_with_candle
Renungan Mingguan

2 Tawarikh 18:1-22

Satu kesamaan dari orang yang mencari ramalan dan mencari kehendak Tuhan adalah keduanya sama-sama mencari yang menyenangkan hati. Begitu jugakah Anda?

Yang pasti Ahab pun demikian. Dia tidak senang mendengar, yaitu mendengar kehendak Tuhan yang terdengar buruk bagi dia. Maka waktu Yosafat, besannya, ingin mengetahui kehendak Tuhaan terlebih dulu saat ia mengajak besannya itu memerangi Ramot-Gileat, Ahab tidak menjadikan Mikha sebagai pilihan utama. Untuk memuaskan Yosafat, ia mengumpulkan empat ratus orang nabi. Bayangkan empat ratus orang nabi berkumpul dihadapan kedua orang raja itu! Dan keempat ratus orang itu serempak memadukan suara mereka dengan mengatakan bahwa Allah mendukung rencana kedua raja itu (5). Entah karena apa, Yosafat masih belum yakin pada suara kenabian mereka (6). Karena taka ada pilihan lagi, maka dipanggilah seorang nabi yang diyakini Ahab dapat dimintai petunjuk Tuhan (7). Dialah Mikha.

Walau meyakini Mikha sebagai nabi yang menyampaikan kebenaran suara Tuhan, Ahab tidak mnyukai Mikha. Bagi Ahab, Mikha tidak pernah menyampaikan hal yang baik, selalu saja yang buruk. Padahal Mikha hanya menyampaikan apa yang dinyatakan Tuhan. Namun kerena diancam oleh suruhan Ahab, mulanya Mikha mengikuti saja pendapat empat ratus nabi itu (12,14). Lalu karena didesak oleh Ahab untuk mengatakan yang sebenarnya, Mikha menyampaikan pernyataan Tuhan yang sesungguhnya (16, 18-22).

Mendengar dan menerima yang baik-baik saja, itulah yang selalu kita inginkan. Sulit bagi kita untuk mendengar firman Tuhan yang terasa kurang menyenangkan kita. Padahal firman Tuhan yang terasa keras itu pun perlu kita dengar agar kita tahu bagaimana harus merespon dan menyesuaikan diri kita dengan apa yang Tuhan kehendaki. Dengan menegur dan memperingatkan kita, sesungguhnya Tuhan sedang memperlihatkan bahwa Ia ingin mengasihi kita dan mengingatkan kita hidup di jalannya.

RENUNGKAN: Firman Tuhan yang walaupun pahit dan keras, namun Ia memberi kehidupan dan tuntunan yang jelas, ikutilah FirmanNya, maka kita akan memiliki hidup di bumi ini.

(oleh:Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

One thought on “DENGAR TEGURAN-NYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s