INGAT “KITA PUNYA TUHAN”


BaldEagleFlyingMountain
Renungan Mingguan

2 Tawarikh 20:1-19

Apa yang Anda lakukan saat ketakutan menekan Anda? seorang ibu pernah didatangi oleh debt-collector (penagih hutang) berbadan tegap dan berwajah seram. Kedatangan mereka bertujuan untuk menagih hutang kartu kredit anaknya. Menurut cerita si Ibu, si debt-collector memaksa bertemu dengan anaknya. begitu takutnya sehingga sesudah peristiwa tersebut, si Ibu mengalami shock (keterkejutan) berhari-hari.

Kengerian karena merasa terancam bisa melanda siapa saja, tanpa terkecuali seorang raja seperti Yosafat sekalipun tidak luput dari rasa takut akan keberadaan musuhnya. Namun masalah sesungguhnya bukan terletak pada rasa takut itu sendiri, tetapi bagaimana kita menanggapi rasa takut itu. Kalau si Ibu yang didatangi debt-collector membiarkan diri dikuasai oleh rasa takut, raja Yosafat justru segera bertindak. Yosafat memutuskan untuk mencari Tuhan dalam doa dan puasa (3-4). Bukan saja secara pribadi, raja Yodafat juga melibatkan seluruh rakyat dalam berdoa dan berpuasa, sehingga dituliskan: “Yehuda berkumpul untuk meminta pertolongan dari Tuhan”(4a). Dalam doanya, Yosafat menyampaikan segala keluh kesah dan ketakutannya (6-12). Dan satu kesadaran penting yang dimiliki Yosafat, bahwa ia dan bangsanya tidak punya kekuatan serta tidak tau apa yang harus mereka lakukan, karena itu mereka meminta pimpinan Tuhan. Tuhan pun menjawab melalui nubuat yang disampaikan oleh seorang nabi yang bernama Yahaziel (14). Tuhan menjanjikan kemenangan kepada Yehuda, bahkan dengan tidak usah bertempur,” karena mereka akan disertai oleh Tuhan (17).

Rasa takut dan terancam memang akan membuat kita merasa bingung dan seolah kehilangan pijakan. Namun, kesadaran dan tindakan Yosafat menjadi teladan bagi kita saat menghadapi rasa takut. Kita memang tidak memiliki kesanggupan dan kuasa untuk mengatasi keganasan orang-orang yang berusaha mengincar kejatuhan kita, tetapi ingatlah bahwa kita punya Tuhan. Matanya tertuju pada kita dan Ia akan menolong kita.

RENUNGKAN: Dalam hidup yang tertekan oleh karena ketakutan, ingatlah bahwa ada Yesus yang menjadi satu-satunya penolong kita yang sungguh dan pasti bersama kita, Puji Tuhan.

(oleh:Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s