ALLAH, PEMBELA KEADILAN

?????????????

Renungan Mingguan

Mazmur 94

Dunia peradilan di Indonesia telah dirusakan sedemikian rupa dengan uang, dan hukum telah diperjualbelikan di lembaga-lembaga peradilan, jangan heran kalau lembaga tinggi negara setingkat Mahkamah Agung sampai Mahkamah Konstitusi juga tidak bebas dari yang namanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), dan telah merusak penegakan hukum dan keadilan di Indonesia yang melabel diri sebagai negara hukum. Semua bisa diatur, inilah bahasa di kalangan dunia hukum dan keadilan di dunia. Bisa bayar berapa? Semua bisa diatur, tuntutan bisa dibatalkan, vonis bisa diubah, yang salah bisa bebas dan yang benar bisa dihukum. Lantas kemana kita harus mencari keadilan dan hukum disini?. Tidak ada tapi juga jangan apatis.
Bersyukur kita memiliki Hakim yang adil yang dapat kita percaya sepenuhya. Pemazmur telah membuktikan dan bersaksi bagaimana Tuhan telah membela dia dari serangan keji orang-orang jahat yang ingin menghancurkan dia (16-23). Pemazmur hanya berseru kepada Tuhan agar keadilanNya ditegakkan saat manipulasi dan rekayasa jahat dalam dunia peradilan dan hukum merajalela ditengah umatNya (4-7). Pemazmur yakin bahwa tidak ada dosa dan kejahatan yang dapat bersembunyi dihadapan Allah (11). Tuhan pasti menegakkan hukum dan keadilan serta membinasakan mereka yang berlaku jahat atas nama Tuhan (Bukankah setiap keputusan hakim selalu atas nama Tuhan Yang Maha Kuasa), dan Tuhan pasti membela dan memulihkan umatNya yang mengalami ketidak-adilan. Disamping Tuhan juga mengizinkan penindasan atas orang benar sebagai langkah untuk mendisiplinkan dan mendidik umat Tuhan untuk semakin bertumbuh dalam iman. Kesulitan tidak harus membuat kita menyerah.
Didalam setiap masalah, sebenarnya Tuhan ingin melatih umatNya agar semakin setia dan taat pada FirmanNya (12-15). Semakin berpaut kepada Tuhan dan kehendakNya, maka pasti hukum dan keadilan ditegakkan, dimana Tuhan akan menghukum yang salah dan membela yang benar. Allah selalu berada di pihak orang-orang yang tertindas, dan mengandalakan keadilanNya.
Jangan berharap keadilan pada manusia, karena hanya membawa kepada kecewa, apatis dan frustasi. Percayalah kepada Tuhan, karena Dia tidak penah mengecewakan dan tidak akan mempermalukan kita, sebab Dialah TUHAN pembela keadilan dan Allah tidak bisa dipengaruhi.

RENUNGKAN: Kendatipun kita tidak dapat mengharapkan keadilan dan hukum yang berpihak kepada kebenaran, sekalipun hidup di negara hukum yang “Maju tak gentar membela yang bayar”, tetapi percayalah TUHAN adalah setia dan adil, sehingga kita harus tetap berada di pihak yang benar.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s