MENERIMA ANUGERAH

G81-182213

Renungan Mingguan

Lukas 19:1-10

Sebuah kisah yang terjadi di Jerman, yaitu ketika ada dua orang tuna wisma yang begitu terkaget, karena ada petugas pengadilan yang mencari mereka dan memberitahu bahwa mereka berhak atas sejumlah besar warisan, karena ada orang kaya yang tergerak untuk mewariskan kekayaan kepada mereka. setelah ditelusuri, ternyata nenek mereka yang telah mewariskan kekayaan tersebut. Ini merupakan suatu keberuntungan yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Inilah yang disebut dengan anugerah, bukan kebetulan.

Hal yang sama terjadi dalam hidup Zakheus pada pembacaan kita hari ini. Bahkan Zakheus mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar dibanding kedua orang tuna wisma diatas. Pada suatu hari Yesus hendak melewati kota tempat tinggal Zakheus, dan ada upaya yang kuat dari Zakheus untuk “melihat” Yesus, niatnya ini pula yang menghubungkan Zakheus dengan anugerah yang tidak pernah dibayangkan olehnya. Zakheus orang berdosa yang tidak disenangi oleh masyarakat (7). Dia awalnya hanya mau melihat seperti siapakah Yesus itu, namun tidak disangka terjadi sesuatu yang luar biasa, dimana Yesus menawarkan diri untuk bertemu dengan Zakheus dan bahkan menyediakan diri untuk menginap dirumahnya (5). Yesus Kristus hendak hadir dalam hidupnya bukan sekedar sebagai tamu biasa, tetapi sebagai Juruselamat dan menyelamatkannya dan seisi rumahnya (9). Suatu realita yang tidak pernah terkonsepkan, tapi dikerjakan oleh Yesus.

Ada sukacita besar oleh anugerahNya yang ajaib. Apakah kita bersikap seperti Zakheus dalam menerima kehadiran dan keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus dengan pertobatan dan kehidupan nyata sebagai buah pertobatan yang sejati?. Perjumpaan dengan Kristus membawa perubahan yang ajaib dalam diri Zakheus (8)? Apakah ada sukacita karena keselamatan yang terwujud dalam diri kita, dalam bentuk kerelaan berkorban dan melayani Tuhan dengan memberi yang terbaik bagi KerajaanNya di bumi ini? Adakah perubahan yang terjadi dalam pribadi kita terhadap Tuhan dan sesama kita, kalu belum, inilah kesempatan bagi kita. Kita manfaatkan waktu yang terbaik ini, dalam suasana menyambut Natal 2013 untuk membawa jiwa dan mau membayar harga untuk mereka, demi memulihkan keselamatan, kuasa dan pemerintah Allah.

RENUNGKAN: Yesus adalah Juruselamat kita yang telah mempertemukan kita dengan hidup yang kekal dan mendampingi kita untuk menjalaninya demi kemuliaan dan hormat bagi namaNya.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s