BERTAHAN SAMPAI AKHIR

storm1

Renungan Mingguan

Lukas 21:5-19

Di zaman modern ini, ternyata hal-hal yang berbau mistis dan misteri masih ada cukup banyak peminatnya. Lihatlah tontonan televisi saat ini, dan pernah terjadi heboh tentang film 2012, yang membuat banyak orang penasaran dan ingin tahu tentang waktu akhir zaman yang diceritakan dalam film tersebut. Yesus pernah mengatakan bahwa Bait Allah yang dibangun dengan megah suatu saat akan hancur (6), sehingga menarik minat para murid untuk mengetahuinya (7). Mereka seolah-olah ingin kepastian kapan peristiwa itu terjadi. Namun, Yesus mengatakan itu bukan untuk memuaskan keingintahuan murid, tetapi Yesus ingin mengajarkan sesuatu yang belum mereka ketahui, mengenai hancurnya Yerusalem pada suatu saat kelak dan bagaimana mereka dalam menghadapi peristiwa ini.

Dalam situasi ini, para murid juga diingatkan agar waspada terhadap guru-guru palsu yang akan membawa kesesatan, dan para murid tidak boleh terbawa oleh ajaran palsu ini. Tanda-tandanya antara lain, terjadi perang, wabah penyakit, dan bencana alam. Tekanan dan himpitan akan dialami oleh orang percaya, dan ini bukan hanya dilakukan oleh para musuh Injil, yaitu iblis, tetapi juga dari orang tua, keluarga dan kerabat (16-17). Menghadapi situasi ini, para murid harus tetap setia dan jangan goyah imannya, sebab Kristus yang diatas segalanya akan membela orang beriman. Masa yang kacau saat ini merupakan kesempatan untuk menyatakan Injil Kristus, supaya setiap orang berpengharapan kepada Yesus Kristus dan bergantung penuh kepada pimpinan Roh Kudus (14, 18). Wajar kalu orang beriman mengalami penderitaan dan bahka aniaya oleh karena iman kepada Yesus Kristus. Kalaupun kita harus mati karena iman, justru kita akan menikmati kehidupan yang kekal dan abadi bersama Kristus di surga (19).
Penderitaan karena iman kepada Yesus terus dialami dari masa ke masa, antara lain: larangan untuk beribadah, penutupan gereja, kriminalisasi terhadap pendeta, tidak bisa naik jabatan, dikucilkan karena iman. Inilah beberapa wujud “penderitaan” karena iman kepada Yesus Kristus. Tetapi hal apapun yang menjadi rintangan, kita tidak boleh menyerah, karena pada saatnya kita akan dimuliakan dan menikmati kebahagiaan abadi.

RENUNGKAN: Jangan pernah menyerah dan tetaplah memiliki pengharapan kepada Yesus.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s