INJIL ITU KEKUATAN ALLAH

scroll

Renungan Mingguan

Roma 1:16-17

Injil adalah kebenaran dan tindakan Allah yang menyelamatkan semua orang, ini adalah fakta sejarah yang layak untuk dipercaya oleh siapapun. Injil berkuasa memberi hidup dan intisari Injil ialah Kristus, Tuhan dan Juruselamat. Sebagaimana dikatakan oleh Yohanes 20:31, “tetapi semua yang tercantum disini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam namaNya“. Jadi Injil bukan rekayasa manusia seperti yang dipahami banyak orang yang belum percaya, juga tidak hanya sekumpulan ajaran moral untuk memperbaiki hidup manusia berdosa, namun Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan secara utuh setiap orang percaya kepadaNya (16). Apa yang membedakan Injil dengan ajaran atau faham kepercayaan lain? Injil sangat istimewa, karena didalamnya nyata kebenaran Allah (17), kebenaran Allah yang membebaskan setiap orang.
Dalam suasana hiruk-pikuk kehidupan di kota Roma yang telah maju dan berkembang secara peradaban itu, justru kita melihat kehancuran pribadi-pribadi yang terperangkap dan terhanyut dalam arus zaman. Di satu sisi, mereka begitu maju dalam segala hal termasuk dalam hikmat dan pengetahuan, tetapi tidak kuasa membebaskan mereka dari kehidupan yang biadab. Mereka berkuasa menaklukan orang lain, tetapi gagal mengendalikan dan menaklukan ambisi dan nafsu danging diri sendiri. Mereka sangat elegant dan terpandang menurut kacamata manusia, tetapi sangat cemar dan keji di pemandangan Allah. Kehidupan yang berdosa dan proses menuju kebinasaan tidak dapat diperbaiki dan diselamatkan oleh apapun, termasuk filsafat dan ajaran agama, terkecuali oleh kekuatan Allah sendiri didalam Injil. Inilah solusi Allah bagi manusia.
Kesadaran tidak dihasilkan oleh keinginan manusia, tetapi atas kasih karunia Allah, kita harus buka hati menerima sorotan sinar kemuliaan Allah, baru dapat melihat kebejatan dan cacat cela yang nyata dalam setiap kehidupan kita. Kita harus keluar dari kegelapan dunia, sehingga kesuciaan Allah menyingkap kasih karunia Allah yang nyata melalui salib Yesus Kristus. Manusia tidak kuasa melepaskan diri dari krisis demi krisis tanpa kekuatan Allah yang menyelamatkan.

RENUNGKAN: Menghadapi berbagai krisis demi krisis (multi krisis), kita harus memiliki iman yang kokoh untuk menghubungkan hidup kita dengan injil, yaitu kekuatan Allah yang menyelamatkan. Doakan secara khusus untuk krisis di Indonesia, supaya Gereja menjadi sarana yang efektif untuk menyuarakan Injil demi keselamatan bagi bangsa dan negara kita, Indonesia.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s