ADAM DAN KRISTUS

crossroad

Renungan Mingguan

Roma 5:12-21

Dosa masuk dalam kehidupan manusia diawali oleh adanya keinginan manusia pertama, yaitu Adam dan Hawa untuk menjadi setara atau sama dengan Allah (Kejadian 3). Akhirnya benih dosa ini bertumbuh dan berakar dan menyebabkan Adam dan Hawa beserta seluruh umat manusia masuk dalam belenggu Iblis dan menghasilkan para pemberontak yang melawan Allah. Bersama dengan Adam dan Hawa, seluruh manusia terseret kedalam dosa yang menghasilkan maut, yaitu kematian yang kekal. Namun demikian, kasih dan kemurahan Allah, tidak seterusnya membiarkan manusia tetap hidup dalam kegelapan dosa yang menuju kepada maut. Tuhan Allah mengirimkan Adam terakhir, yaitu Tuhan Yesus Kristus (1 Kor. 15:45), yang bertolak belakang dengan Adam, dimana Ia merendahkan diri dan taat dengan sempurna kepada kehendak Bapa dan taat sampai mati di kayu salib dan bangkit dari antara orang mati untuk menjadi kekuatan serta jaminan keselamatan bagi setiap orang yang percaya dan menerima Dia sebagai Juruselamat.
Melalui kebangkitan Kristus dari antara orang mati sebagai bukti bahwa Kristus telah mengalahkan kuasa iblis, dosa dan maut. Sementara sebgai orang percaya dalam hidup sehari-hari kita, kita berada diantara pelanggaran Adam di satu pihak dan kasih karunia Allah di pihak lain. Kita mengalami betapa dahsyatnya pergumulan kita sehari-hari dan harus menentukan pilihan setiap saat, apakah mau berada di pihak Allah atau iblis. Dalam berbagai macam pergumulan dan tantangan serta cobaan hidup yang begitu sengit, kadangkala kita nyaris untuk menyerah dan kalah. Dalam situasi seperti ini, kita harus ingat betapa besar pengorbanan Kristus demi memberikan kekuatan kepada kita untuk dapat mengalahkan segala dosa dan kuasa iblis, yakni bahwa kuasa Allah yang ada pada kita jauh lebih besar dari kuasa iblis. Maut telah Dia kalahkan dan kita dijanjikan dengan suatu kehidupan yang penuh dengan kemenangan.
Apakah pergumulan kita terlalu berat saat ini? Jangan hadapi dengan kekuatan kita, tetapi berserahlah kepada Tuhan Yesus Kristus, karena Dialah Allah penolong kita satu-satunya. Mari kita belajar taat dan terus berjuang dan jangan pernah menjadi lelah, jadikan ketaatan Kristus sebagai teladan yang akan membawa kita kepada kemenangan demi kemenangan.

RENUNGKAN: Dalam kehidupan kita di dunia ini hanya ada dua jalan, yaitu jalan yang sempit yang menuju kepada kehidupan yang kekal dan jalan yang lebar yang membawa kita kepada kebinasaan kekal.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s