MENDERITA SEBAGAI ORANG KRISTEN

Come hand final

Renungan Mingguan

Roma 8:18-25

Ada banyak perjuangan yang bagi sebagian besar orang merupakan suatu penderitaan, beban hidup yang begitu berat, kesalah pahaman yang menimbulkan konflik di masyarakat, belum lagi menghadapi barbagai ancaman alam, moralitas dan masih banyak lagi. Banyak orang mulai berputus asa, dan kehilangan pengharapan. Apakah orang Kristen juga mengalami hal yang sama juga? Bila kita katakan ya, maka seharusnya penderitaan kita bukan karena masalah yang kita hadapi, tetapi lebih sebagai seorang pengikut Yesus dan hanya karena Kristus kita menderita, sebab Dia sudah terlebih dahulu menderita karena kita (17), sehingga dibalik semua penderitaan kita tetap memiliki pengharapan yang memberi kita kekuatan dan dapat melihat dan menikmati bahwa apa yang kita anggap sebagai penderitaan sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita kelak (18). Bersukacita dibalik penderitaan? Kita berada dalam masa transisi dari penderitaan menuju kemuliaan. Kita jangan berharap bisa hidup di dunia sekarang ini dengan tanpa penderitaan, tetapi kita dapat bersabar dalam penderitaan agar kita masuk dalam satu masa dimana sudah tidak ada lagi penderitaan. Kita harus tahan menderita di dunia yang sementara demi memperoleh kemuliaan di dunia yang kekal yang disediakan Allah.
Orang Kristen tidak boleh dihancurkan oleh penderitaan, sebaliknya penderitaan harus menjadikan orang Kristen semakin kokoh berdiri diatas kebenaran. Kita harus rela menderita karena kebenaran, buka karena kelemahan. Kita harus berpegang pada beberapa prinsip yang akan menjadikan kita memiliki daya menghadapi penderitaan. Pertama, kita andalkan karunia Roh Kudus yang memampukan kita dapat bertahan sampai saat dimana kita dimuliakan kelak (23). Kedua, kita punya tempat pengaduan, yaitu Allah. Kita berkeluh karena darah daging yang lemah karena dosa ini, sambil menantikan pembebasan tubuh ini. Kita menggantikan keluh kesah dengan kesungguhan dalam mencari Tuhan melalui pertobatan dan persekutuan dengan Kristus. Ketiga, hiduplah dalam pengharapan kepada Tuhan Yesus Kristus. Dan keempat, pengharapan ini akan membentuk ketekunan dan mencapai kemenangan sampai akhirnya penderitaan berakhir dengan keselamatan dan hidup senang selamanya di surga yang sedang Tuhan persiapkan buat setiap orang yang telah menderita karena namaNya. Kalau kita sedang menderita, pandanglah Dia.

RENUNGKAN: Tuhan Yesus Kristus telah menderita buat kita, maka kitapun harus menderita karena Yesus Kristus supaya kita dapat dipermuliakan bersama Dia dan memerintah bersama Dia. Maranatha!

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s