YESUS MENGGENAPI HUKUM TAURAT

Collaboration

Renungan Mingguan

Roma 10:4-15

Ada dua hal yang kita dapatkan melalui ajaran Rasul Paulus ini. Pertama, Yesus adalah penggenapan Hukum Taurat, sebab tidak ada satupun manusia yang dapat dengan sempurna melaksanakannya dan hanya Yesus satu-satunya yang dalam memenuhi Hukum Taurat dengan sempurna. Kedua, Hukum Taurat tidak lagi mengikat dan menjadi jalan untuk mendapatkan keselamatan, tetapi iman kepada Yesus Kristus yang menjadikan kita dapat diselamatkan (Yoh. 14:6). Ini argumen yang cukup kuat dan mengikat, sebab Yesus nyata-nyata datang ke dunia sebagai manusia, menyerahkan diri untuk mati menanggung dosa manusia, dibangkitkan untuk menganugerahkan hidup yang kekal kepada semua orang yang percaya kepadaNya. Ia adalah jembatan yang terbentang dijurang maut dan kita dapat leati melalui karyaNya yang ajaib, jurang maut yang tidak terukur, ditutup oleh kasihNya yang besar, luas, lebar dan tinggi (7). Inilah dasar keselamatan kita.
Iman di hati dan pengakuan di mulut harus menjadi satu satu kesatuan yang konsisten sebagai cermin kehidupan orang percaya. Seruan melalui doa, hanya berdayaguna bila didasarkan pada iman di hati (14). Kegagalan bangsa pilihan adalah karena mereka tidak percaya kepada pemberitaan para Nabi di Perjanjian Lama dan pengajaran para Rasul di dalam Perjanjian Baru. Sebab Perjanjian lama adalah nubuatan tentang Yesus Kristus dan Perjanjian Baru adalah penggenapannya, dan kini kita sebagai orang percaya harus bersyukur bahwa kita diperkaya imannya dengan Alkitab yang berisi kedua perjanjian itu, oleh sebab itu untuk menjaga iman kita, Alkitab haris kita pelajari dan lakukan dengan tekun dan mengajarkannya, sebab semua orang harus mendengar Injil dan diselamatkan.
Kita berdoa supaya sebagai orang yang sudah selamat, kita tidak mencari selamat sendiri, tetapi biarlah semangat untuk memberitakan Injil terus berkobar-kobar di setiap hati orang percaya, sehingga melalui kehidupan kita Injil Kerajaan Allah terus diberitakan dan orang-orang Kristen menjadi saluran berkat Allah untuk menjangkau dunia supaya jangan ada satupun yang binasa, tetapi biarlah semua orang, semua suku, semua bangsa diselamatkan. Berdoalah dan bekerjalah untuk mengalirkan kasih setia Tuhan di hati setiap orang, terutama kita sebagai orang-orang Kristen harus rajin bersaksi, melayani dan mengasihi, supaya dunia percaya bahwa kita adalah murid-murid Yesus Kristus Tuhan.

RENUNGKAN: Persekutuan orang percaya adalah komunitas Agape yang saling mengasihi, Amin.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s