RAHASIA KESELAMATAN

harta-karun

Renungan Mingguan

Roma 11:25-36

Dalam upaya untuk menjaga hati orang-orang yang percaya kepada Yesus dari kalangan orang-orang non Yahudi, supaya jangan jatuh kedalam dosa kesombongan, terlebih pandangan mereka terhadap orang Yahudi, maka Rasul Paulus menganggap penting untuk memerikan suatu penjelasan tentang keselamatan, baik yang akan diterima oleh orang Yahudi maupun orang-orang diluar bangsa Yahudi (25). Ada rahasia Allah dibalik ini semua, sehingga kita tidak boleh menilai dari sudut pandang kita yang terbatas (jangan menganggap diri pandai). Kita tetap menghargai Allah yang tidak pernah membuang bangsa pilihanNya dan tetap ingin menyelamatkan mereka, walaupun keselamatan itu terlebih dahulu kita terima karena penolakan umat pilihanNya, namun Allah tetap akan menyelamatkan mereka setelahnya (26-27). Keselamatan kita dapatkan hanya karena kemurahan Allah saja, tanpa ada kontribusi dari kita manusia (30-31) dan kita tidak boleh memberikan penilaian, termasuk mereka yang saat ini masih menolak Injil, yang penting ada usaha dan kerinduan yang mendalam dari kita sebagai orang yang sudah selamat untuk menjadi alat bagi Allah yang akan menyelamatkan mereka, inilah panggilan dan tugas kita dan kerap kali kita abaikan. Keselamatan hanya didalam Yesus Kristus dan kita cukup datang dengan rendah hati, bertobat dan beriman hanya kepadaNya, karena memang sebenarnya tidak ada yang layak.
Dalam penulisan Rasul Paulus ini (Kitab Roma), ada sebelas pasal yang dipakai hamba Tuhan ini menyingkapkan keajaiban kasih karunia Allah bagi orang-orang berdosa dan kadang sulit kita pahami secara akali, yang menyangkut hal-hal penting tentang pembenaran, pemilihan, panggilan, pengudusan, eskatologi (Wahyu) sampai dengan pemulihan dan pengangkatan gereja kelak. Kelihatannya hamba Tuhan ini bekerja sangat keras untuk hal ini, sampai-sampai mungkin ia sudah tidak punya energi yang cukup dan berserah dalam sebuah pujian kepadaNya, “O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan Allah san sungguh tak terselami jalan-jalanNya!…” (33-36). Marilah kita belajar untuk tunduk dan terus bersyukur atas setiap karya Allah yang sudah dan akan kita terima, kita pakai seluruh hidup kita untuk memuliakan Allah dan melakukan apa yang berkenan kepadaNya, kendatipun pasti ada banyak tantangan, tetapi Yesus Kristus adalah sumber kekuatan bagi kita, rayakanlah Dia! Sebab bagi kita mustahil, tetapi bagi Allah tidak ada perkara yang mustahil.

RENUNGKAN: Jangan mengingini sesuatu yang tidak pernah kita kerjakan, Imanilah dan kerjakanlah keselamatan mu dengan menyembah dan mempersembahkan yang terbaik bagi Yesus Kristus (36)

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s