MENGHAMPIRI UNTUK MENDENGAR

hear-about-job-poll

Renungan Mingguan

Pengkhotbah 4:17-5:6

Apa sebenarnya tujuan Allah untuk menebus kita? Kalau kita melihat pengalaman bangsa Israel, mereka dibebaskan untuk meninggalkan Mesir, salah satunya yang penting adalah supaya mereka dapat melepaskan diri dari berbagai berhala sembahan orang Mesir dan dapat kembali untuk beribadah kepada Allah yang hidup. Hal yang sama juga berlaku bagi kita orang-orang tebusanNya pada masa kini, dimana Allah menghendaki agar kita dapat datang untuk menyembah Dia dengan benar, yaitu di dalam roh dan kebenaran (Yoh. 4:23). Kita harus menyembah Allah dan menaati FirmanNya, hal ini supaya kita menikmati dan mengalami suatu ibadah dan hidup yang berkenan kepadaNya. Kenapa kita harus beribadah dab menaati Dia, karena kita hidup dan hanya bergantung kepada Allah yang adalah sumber hidup kita (Yoh. 14:6) dan diluar Yesus kita tidak dapat melakukan dan menikmati apa-apa di dunia ini (Yoh. 15:5). Jadi Ibadah bukan hanya secara ritual mempersembahkan korban, melainkan mengenal Allah dan KehendakNya di dalam Yesus Kristus Tuhan kita, untuk itu kita harus memiliki telinga untuk mendengarkan Tuhan dan menerima dalam hati serta melakukan segala hal yang Tuhan sabdakan kepada kita dengan taat.
Ketaatan kepada Firman Allah salah satunya di tandai dengan sikap yang hati-hati dalam berbicara, karena semakin banyak berbicara berarti semakin berkurang kesempatan mendengar dan diingatkan supaya kita tidak terburu-buru untuk berkata-kata baik dihadapan Allah maupun manusia, sebab semakin banyak kita berkata-kata bisa membawa kita kepada dosa (5:5). Belajar agar apa yang kita katakan sesuai dengan kenyataan, dan selalu menepati setiap janji kita kepada Tuhan maupun kepada manusia dan tidak boleh membatalkan janji kita dengan mengatakan kita khilaf. Jangan berkata-kata tanpa kesungguhan hati dan integritas dan dukungan karakter yang benar dan baik. Supaya kata-kata kita dapat dipercaya. Orang beriman harus memancarkan sikap Allah yang selalu berkata benar dan bertindak benar. Berdoalah supaya Tuhan dapat menguasai diri kita dalam hal berbicara dan bertindak, supaya kita menjadi saksi Kristus yang berkenan kepada Allah dan menyenangkan setiap orang yang berkomunikasi dan berinteraksi dengan kita.

RENUNGKAN: Kebenaran terutama terdengar dari ucapan kita dan terlihat dari perbuatan kita. jadilah orang benar yang selalu memancarkan cahaya kemuliaan Kristus di tengah dunia yang gelap ini.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s