KETERBATASAN MANUSIA

lampupijar

Renungan Mingguan

Pengkhotbah 7:23-8:1

Di era informasi dan teknologi ini, kita menikmati begitu banyak hasil dari daya pikir dan daya cipta baik dalam bentuk fisik maupun non fisik, sehingga kita seharusnya mengetahui manusia memiliki begitu banyak potensi untuk dapat dikembangkan. Namun ini semua baru kita temukan dan dapat dikembangkan dalam bentuk karya cipta melalui proses pembelajaran yang tekun dan berkelanjutan. Hal ini juga sebagai bukti nyata bahwa Allah menanamkan potensi itu (Karunia dan Talenta) dalam diri manusia sebagai bagian dari rancanganNya menciptakan manusia sesuai dengangambar dan teladanNya. Ini jugalah yang membuat manusia berbeda dengan semua ciptaan yang lain, bahwa manusia memiliki kemampuan seni, budaya, kehidupan sosial, akal budi, emosional, juga spiritual yang menunjang berbagai keahlian kreatif dalam diri manusia, yang semuanya mencerminkan keajaiban Allah sendiri sebagai Sang Pencipta Agung.
Dibalik berbagai “kehebatan” manusia dalam berkarya cipta, manusia tetap ciptaan yang fana. Dosa telah merusak kesempurnaan manusia, menghancurkan gambar diri manusia. Dosa telah menodai dan menyalah gunakan potensi-potensi dalam diri manusia kepada hal-hal yang salah dan menghancurkan peradaban manusia didalam kemajuan yang dicapai dunia saat ini. Di dunia sekarang ini, orang-orang benar, jujur, berprilaku terpuji dihadapan Allah man manusia sangat sulit untuk ditemukan, kalaupun ada orang-orang ini pasti akan mendapatkan perlawanan dan tekanan yang sangat hebat. Inilah tantangan tersendiri bagi kita sebagai pengikut Yesus yang mau mengikuti Sang Jalan, Kebenaran dan Hidup. Bahkan di ayat 26, perempuan yang lembut dan halus parasnya, juga kerap disaksikan berada dalam kelompok yang melakukan prilaku keji dan tanpa berprikemanusiaan. Seharusnya wanita adalah sosok keibuan yang didambakan tapi sekarang ini, banyak tidak kejahatan juga melibatkan wanita. Tetapi paling tidak kita juga tidak boleh kalah, tetapi semakin diyakinkan bahwa Alkitab itu benar, sehingga kita bergerak untuk semakin antusias untuk belajar Firman Allah dan semakin giat dalam memenangkan jiwa sebagaimana yang menjadi motto gereja kita dalam menyambut ulang tahun yang ke 14, yaitu: Mendoakan, Menginjili dan Memberkati. Doa kita bersama, memasuki tahun pelayanan yang ke 15, kita terus memperbaharui hati kita yang memiliki hati yang seperti hati Yesus yang penuh dengan belas kasihan, Selamat Ulang Tahun GEPKIN Taman Harapan Baru yang ke 14.

RENUNGKAN: Menghadapi dunia yang semakin cemar, kita harus hidup semakin benar. Maranatha!

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s