GELAP HATI, GELAP MATA..

tutup mata kain

Renungan Mingguan

2 Samuel 13:1-22

Ketika godaan datang, kita harus mengingat Firman Tuhan bukan malah mendengarkan orang fasik yang tidak mengenal Tuhan dan tidak takut Tuhan, yang bukan menyelamatkan tetapi malah menjerumuskan dengan nasehat-nasehat fasiknya yang salah tetapi kelihatan menarik untuk diikuti. Kecantikan Tamar telah membuat amnon lupa etika dan moral, sehingga ia bernafsu atasnya. Padahal ini masih saudara satu ayah yang tidak boleh saling mengawini. Sebagai akibat mendengarkan nasehat dan siasat sesat dari Yonadad, menyebabkan Amnon mengingkari hati nuraninya dan melakukan tindakan amoral, yaitu memperkosa Tamar (14). Nafsu birahi kerap membuat kita gelap mata, sehingga tidak dapat lagi menilai dengan akal sehat dan melihat secara jelas, membuat orang kehilangan nalar. Apakah ini yang disebut dengan dikuasai setan?
Pandangan mata yang gelap akan mempengaruhi hati, inilah pentingnya kita menjaga hati supaya tidak terpengaruh oleh pandangan mata. Apa yang dikatakan Tamar, yaitu supaya ia memintanya secara baik-baik dari Daud ayah mereka (13), tetapi hal ini tidak dipedulikan sama sekali dan tetap mengikuti nafsu bejatnya. Sudah begitu, tanpa ada rasa bersalah ia menolak untuk bertanggungjawab dan membiarkan adiknya menanggung semua penderitaan akibat perbuatan Amnon. Inilah ciri-ciri orang yang hatinya sudah gelap, sikap pengecut, berani berbuat tetapi tidak berani bertanggungjawab. Dosa telah menggelapkan mata dan hati para pendosa, sehingga mereka perlu disadarkan agar tidak tetap pada perbuatannya yang jahat, tetapi dapat segera bertobat.
Inilah pentingnya kita dekat dengan Tuhan dan terus mendengarkan FirmanNya, sebab Allah itu suci dan benar, sehingga kita harus menghindari diri dari berbagai tindakan yang begitu menodai dan merusak moralitas dengan segala kebebasan yang disediakan oleh dunia yang sesat ini.
Jangan abdikan hidup kita yang singkat ini dengan mencari kesenangan dan pemuasan nafsu sesaat tetapi membawa penyesalan seumur hidup. Kalau kita ingin hidup diperkenan oleh Allah, maka tidak ada pilihan, kita harus menolak untuk berbuat dosa. Dosa akan mengikat kita, sehingga orang yang ingin menikmati kebebasan justru terikat. Kemerdekaan sejati akan kita dapat saat kita menaati Firman Allah. Jangan pernah ragu untuk melakukan Firman Allah, sebab Ia adalah kebenaran yang akan menghasilkan kebaikan yang mengalahkan kejahatan. Ingat bahwa setiap dosa pasti dihukum, tidak ada dosa yang dapat disembunyikan, dosa tetap adalah dosa.

RENUNGKAN: Pemenuhan terhadap nafsu tidak pernah akan menimbulkan kepuasan dan sukacita, tetapi kehancuran. Atasi keinginan daging dengan hidup yang mengikuti keinginan Roh Kudus.

(oleh: Pdt. Sadikun Lie, MA., M.Th.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s