Sejarah Gereja

Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (GEPKIN) Jemaat Taman Harapan Baru berada di dalam naungan Sinode Gereja Pantekosta Kudus Indonesia yang berpusat di Sumatra Utara. memiliki ciri khas beraliran Pentakosta, Sinode GEPKIN berada di bawah naungan PGPI (Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia).

Pelayanan Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (GEPKIN) di Kota Bekasi, dimulai oleh Bapak Sadikun Lie bersama dengan istrinya Ibu Doanita Maria Lourensi S. Colia. 11 Maret 2001 Ibadah perdana GEPKIN THB dumulai, bertempat di Ruko Taman Harapan Baru N/9 yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi GEPKIN THB, dan Bapak Pdt. Sadikun Lie ditahbiskan sebagai Pendeta dan Gembala Sidang pada tanggal yang sama. Pada awal-awal pelayanan GEPKIN THB, Rumah Pribadi Bapak Sadikun Lie di THB N 1/37 juga sering digunakan sebagai tempat perseketuan Keluarga dan juga Kaum Muda.

Dalam perjalanannya hingga saat ini banyak tantangan yang dihadapi oleh para pelayan dan hamba Tuhan di GEPKIN THB, namun ini semua membuat semangat dan api pelayanan yang semakin kuat dalam menjalankan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus, untuk mewartakan kabar baik dan menghadirkan Kerajaan Allah bagi semua Sidang jemaat dan sampai ke seluruh bumi.

Dan dari segudang pengalaman hidup berjemaat di mana Allah selalu memberi pertumbuhan bagi jemaat milikNya itu, haruslah menjadikan jemaat ini makin merendahkan hati untuk terus menyerahkan diri, dalam kesediaannya untuk dipakai sebagai alatNya yang hidup untuk memberitakan InjilNya bagi dunia ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s